Senin, 11 Maret 2013

Macam-macam Dioda

Macam-macam Dioda | Ada banyak sekali macam dan jenis dioda yang anda harus pahami jika ingin mengenal lebih jauh tentang komponen-koponen Elektronika.

Macam-macam Dioda tersebut diantaranya yaitu :


  • Dioda Pemancar Cahaya atau LED
  • Foto Dioda
  • Zener Diode
  • Dioda Schottky (SCR)
  • DIAC
  • TRIAC
  • Laser Dioda
  • dan Masih banyak macam dioda lainnya
Dioda Pemancar Cahaya atau LED
  • Light Emmiting Dioda atau lebih dikenal dengan sebutan LED (light-emitting diode) adalah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik.
Macam-macam Dioda
LED (light-emitting diode)
Macam-macam Dioda
Simbol LED

Macam-Macam Alat Ukur dan Fungsinya

Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung, dinyatakan dengan angka dan mempunyai satuan.
Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa sesuatu itu dapat dikatakan sebagai besaran harus mempunyai 3 syarat yaitu
  1. dapat diukur atau dihitung
  2. dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai
  3. mempunyai satuan
Bila ada satu saja dari syarat tersebut diatas tidak dipenuhi maka sesuatu itu tidak dapat dikatakan sebagai besaran.

Pengertian & Jenis Kapasitor

Tipe Kapasitor


Kapasitor terdiri dari beberapa tipe, tergantung dari bahan dielektriknya. Untuk lebih sederhana dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu kapasitor electrostatic, electrolytic dan electrochemical. 

Jenis Transistor & Pengertianya

Pengertian dan Jenis Transistor | Transistor Merupakan komponen elektronika yang terdiri dari tiga lapisan semikonduktor, diantaranya contoh NPN dan PNP. Transistor mempunyai tiga kaki yang disebut dengan Emitor (E), Basis/Base (B) dan Kolektor/collector (C).

resistor

Resistor atau tahanan adalah komponen dasar elektronika yang berfungsi menahan arus listrik. Resistor termasuk komponen pasif dengan satuan Ohm (simbol: Ω) diambil dari nama George Simon Ohm, biasanya digunakan prefix Kilo Ohm dan Mega Ohm.

Satuan Resistor dan cara penulisannya


  1. 1R = 1 Ohm
  2. R33 = 0,33 Ohm
  3. 2R2 = 2,2 Ohm
  4. 1K = 1 Kilo Ohm (1.000 Ohm)
  5. 1,5K = 1,5 Kilo Ohm (1.500 Ohm)
  6. 1M = 1 Mega Ohm (1.000 K Ohm atau 1.000.000 Ohm)
  7. 4K7 = 4,7 Kilo Ohm (4.700 Ohm)
  8. 4M7 = 4,7 Mega Ohm
Simbol Resistor
Simbol Resistor
Bentuk fisik Resistor
Resistor
Sumber gambar dari Miracle
Kode Warna Resistor
Untuk mengetahui nilai resistor (Ohm) digunakan alat ukur Ohm Meter atau dengan cara melihat gelang-gelang warna (strips) pada fisik resistor yang umumnya terdiri dari 4 atau 5 warna. Nilai resistansi untuk daya besar pada umumnya tidak ditentukan dengan gelang warna tetapi dengan notasi yang ditulis langsung pada fisik resistor.

Warna-warna gelang resistor secara berurutan
  1. Hitam
  2. Coklat
  3. Merah
  4. Orange
  5. Kuning
  6. Hijau
  7. Biru
  8. Ungu
  9. Abu
  10. Putih
  11. Emas
  12. Perak
Penjelasan
  1. Resistor 4 warna
    Warna kesatu dan kedua adalah nilai, warna ketiga adalah faktor pengali, warna keempat adalah toleransi (emas ± 5% dan perak ±10%)
  2. Resitor 5 warna
    Warna kesatu, kedua, dan ketiga adalah nilai, warna keempat adalah faktor pengali, warna kelima adalah toleransi (coklat ± 1%; merah ± 2%; hijau ± 0,5%; biru ± 0,25; ungu ± 0,1%; abu 0,05%; emas ± 5%; perak ±10%)
Kode Warna Resistor

Contoh:
Menentukan nilai resistor yang terdiri dari 4 warna
  1. Merah, merah, orange, emas : 22.000 Ohm (22K) ± 5%
  2. Kuning, ungu, merah, emas : 4.700 Ohm (4K7) ± 5%
  3. Colat, hitam, hitam, perak : 10 Ohm  ± 10%

 =============================================================================

Setelah kalian mempelajari resistor konvensional (memiliki 4 kode warna), maka sekarang ada sebuah resistor lagi yang menggunakan 5 kode warna. Resistor jenis ini mememiliki nilai dengan akurasi lebih baik, resistor jenis ini biasa digunakan pada peralatan yang membutuhkan ketelitian tinggi seperti multimeter, parametrik, atau perangkat tone control hi-fi lainnya.
Gelang pertama sampai gelang ketiga merepresentasikan digit dari sebuah nilai, gelang keempat merepresentasikan faktor pengali, dan gelang kelima merepresentasikan toleransi dari resistor tersebut.
Contoh, menghitung nilai resistor dari gambar disamping adalah:         Gelang Pertama: Merah = 2
Gelang kedua: Merah = 2
Gelang ketiga: Hitam = 0
Gelang keempat: Cokelat = X10
Gelang kelima: Silver = 10%
berarti nilai resistor tersebut ialah (220 X 10)Ohm = 2200 Ohm = 2K2 Ohm dengan toleransi 10%.